Skip to main content

Full text of "ebook tauhid dan jihad_1"

See other formats


> f (| / ( ^ ^ £ » ( . ^ -S o ^ 4/ / 



Jl 

^ &} , » £ f 







uA&\ 



JALAN PINTAS MENllJll 
AMPIINAN DAN JANNAH 

ALLAH 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



Dari hamba Allah yang fakir akan ampunan-Nya 

Abdulah Muridusy Syahadah 

Kepada Kaum Muslimin Di mana Saja Berada, semoga 
dirahmati oleh Allah 



4j\S"Jj aIjI aI^jj lxlli- V}CJl 

J ' , , , , s 



tf a ^ ^ 



Semoga antum semua dalam kebaikan selalu, dan 
semoga Allah teguhkan hati kita di atas prinsip hingga 
ajal menjemput kita. Dua kebaikan yang hendak kita raih 
"Kemenangan atau Kesyahidan" menjadikan kita 
bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam 
menggapainya. Walau kita harus menghabiskan semua 
waktu kita untuknya, semua potensi kita kerahkan demi 
menggapainya, dan kita bawa IRODAH serta QUDROH 
kita untuk menapakinya. Maka orang-orang yang 
berbahagia adalah orang-orang yang diambil oleh Allah 
dalam keadaan syahid. Fa'tabiruu yaa Ulil Abshor "Maka 

3|Jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



ambillah pelajaran wahai orang-orang yang mempunyai 
penglihatan" ! ! ! ! ! 



Ikhwah f illah 



Kecintaan ana kepada antum karena Allah mendorong 
ana untuk menorehkan pena ini dan melayangkan risalah 
ini kembali kepada antum sekalian. Risalah yang berisi 
seruan untuk beramal sholih, risalah yang berisi ajakan 
untuk menggapai kebahagiaan hidup di dua negeri 
"Negeri Dunia dan Negeri Akhirat". Walau harus ana 
telan rasa pahit berbagai ujian, dan walau harus ana 
tapaki jalan yang berduri dengan cercaan dan ancaman. 
Namun tidak ada yang ana harapkan kepada antum 
semua kecuali kebaikan. 

4Jjj C-i^jJ aJs- <dJU Ul (c^JJ U«J C-JtiaLol Uo i-Ul^Ul Ul Jbjl j\ 



"Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan 
selama aku masih sanggup. Dan tidak ada taujik bagiku 
melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah 

aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali" . 
(QS. Hud: 88) 



4 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



Ikhwah£illah 

Allah Ta'ala berfirman: 

<_/=>j^nj o>'y*-JI H^is^ ^J p-^p Cr? jt^*- 4 Jj Ij^jL^j 

^^ ' .«• * |, ' < f 

OO j^jJI^iJ C->J-PI 

"Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhan 
kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan 
bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa" . 
(QS. AliImron:133). 

Di dalam ayat ini Allah menggunakan "Fi'il Amr (Kata 

Kerja Perintah)", yaitu l^pjtlj (Dan bersegeralah kalian). 

Yang maknanya Allah memerintahkan kita untuk 
bersegera melakukan sesuatu. Apakah sesuatu yang kita 
harus besegera di dalamnya? sesuatu itu adalah 
"Ampunan dan Jannah-Nya". 

Mengapa kita harus bersegera kepada Maghfiroh-Nya 
sebelum Jannah-Nya? karena kita tidak akan dapat 
masuk jannah kecuali setelah Allah ampunkan kesalahan 
kita. Dengan maghtiroh Allah maka kita dapat di 
masukkan ke dalam jannah-Nya. 

5|Jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



Banyak jalan menuju Roma, banyak pula jalan menuju 
Surga. Namun tahukan antum, "Apakah jalan pintas 
yang akan menyampaikan kita kepada Ampunan dan 
Jannah Allah?" jalan pintas itu adalah "Jihad Fie 
Sabilillah". 



Allah Ta'ala beriirman: 



|J| *JI yl J_p ^ J^~^> )J^r J^ y^*\ l)-* L^ 1 * Oi^ 1 K-S^ 

l5wjjjlj JlSsJ j\«L) ^M (k^jj /A t ^jJL^^-j ^AJj-ojJJ <U)L) (JjJ_4jJ 

cu_^_>- JiSsli»- j_jj ^Ssjjj^ J5sJ 3^*i tj|5 Oj j ^*-j a^-^ o| J^ _/p- ^«N.^ 
jjiJl di)'j 0-^ s^^" <_? ^* C&-~~°3 ./r^ 1 ^ Cr? <£/^ 

(|J| ^Ji-aJl 



"Hai orang-orang yang beriman, sukakah kalian Aku 
tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu 
dari azab yang pedih? (Yaitu) kalian beriman kepada Allah 
dan RasulNya dan berjihad dijalan Allah dengan harta dan 
jiwa kalian. Itulah yang lebih baik bagi kalian, jika kalian 
mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian 
dan memasukkan kalian ke dalam jannah yang mengalir di 
bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat 

6|Jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



tinggal yang baik di dalatn jannah [ Adn. Itulah keberuntungan 
yang besar". (QS. Ash Shoff: 10-12). 

Pada ayat ke-10-11 Allah menerangkan perdagangan 
yang tidak pernah rugi, yaitu "Jihad Fie Sabilillah", lalu 
Allah menerangkan buah dari berjihad dalam ayat yang 
ke-12 adalah "Diampunkan dosa dan dimasukkan ke dalam 
Jannah". 

Allah Ta'ala bertirman: 

s X s X* *Z "* ^ } ' ' -> } r, ' e s } ' r, " e s s * 

l^Jijlj ^gJ'3-aL) QiJ^ls»d\ 4i$\ J^ai l^JLi\j J>^'y>[j 0_ Ja -~-u 
(jiJLglj^JI «UJl Jjaij (|>^-l "^l -^J ^j ^J- 5 pi^-J 1 ^ 1 1 ij^ 

<0Ji 0"j ^-^jj */?*-• j '^? i^^J- 3 Csj) "-;T C '_>?-' (l^ r l -?- La -' ' (J^ 

* ^ y •* ' 

^ t«~~j Ijj-^ 

"Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut 
berperang) yang tidak mempunyai ] uzur dengan orang-orang 
yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan 
jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan 
harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk[340J satu 

7|jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



derajat. kepada tnasing-masing tnereka Allah menjanjikan 
pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang 
yang berjihad atas orang yang duduk[341] dengan pahala yang 
besar. (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta 
rahmat. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha 
Penyayang". (QS. AnNisa': 95-96) 

Diriwayatkan oleh Al Bukhori dari Abi Huroiroh 
rhodhiyallahu 'anhu, dari Nabi shollallahu 'alaihi 
wasllam, bersabda: 

La^- oo o\^3j>j c^j *" y\ ls^j **^Ji c j j**jj ^^ <y^ cy 

jjj ^Jl 4-^jl ^J [j-br J* <&i \~* [£ j*-\j* tAJL*Jl 4L>-Jb (1)1 iSli (Ji 



? iUl ^ltil ^ Suf ! iul Jj^j U' : IjJli 

>° *i , - si * *' ° " ' ' 

•j£ L» L j£~*> iJ ^J^lab^lJJ <UJi l»Jl£l t4JrjS 4jla 4_>Jl i jl ; JlS 

a' ' ° *£ ' ^ I a°i ' ' i ° ' ' ' 

4jU t^jS^iJl IjJlloU Aijl j^Jllo lilj .(J^J^Ij S-ll^Jl jj L 4 ^ J^jjjl 

^^ o ^o o s s o > 

jL»J>- Jl <f j£- Aijjj 4JL?JI jL^-ll jstij 41aj t4lpxJI , Jilj <ui*Jl Ja~^j 

"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan rosul-Nya, 
mendirikan sholat, menunaikan zakat dan shoum romadhon, 



8|Jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



maka Allah berhak memasukkannya ke dalam Jannah. Dia 
berhijrah dijalan Allah atau duduk di tanah kelahirannya." 

(Para shahabat) bertanya : Wahai rosulullah! Bolehkah kami 
ceritakan hal tersebut kepada manusia? 

Beliau bersabda: " Sesungguhnya di dalam Jannah itu ada 
seratus derajat (tingkat), disediakan buat mujahidin di 
jalan-Nya, j arak antara dua Jannah seperti antara lagit dan 
bumi. Maka jika kalian meminta Jannah mintalah Al Firdaus. 
Karena (Jannah Al Firdaus) adalah pertengahan dan paling 
tingginya Jannah, dan darinya mengalir sungai-sungai Jannah, 
dan di atasnya adalah Singgasana Ar Rahman". 
(HR. Bukhori: 2790). 

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Muslim, dari 
Abi Sa'id Al Khudhri rhodhiyallahu 'anhu, bahwasanya 
rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

Jj~»J L) ^lt- \jtJS-\ : JUi C-A-*~» jjl LgJ i_^*jO .SlsJl 4J C~~*-J 

!!! h 



9|Jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



JS' jj 1« ca^-jS 4jU aJ«JJ l^j <&( «i^j' c^S^J • d^* p^ '^-^ ^^^ 
: JlS ! <&l i}j~"j \j ^c? L«j : JtS .(j^j^j s-U— Jl j^ Co j-^-jS 

"Baransiapa ridho Allah sebagai Rob, Islam sebagai Dien, 
Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam sebagai Rosul, maka 
wajib baginya Jannah". Abu Sa'id heran, lalu berkata: 
"Wahai Rosulullah! Ulangilah itu untukku!, lalu (Rosulullah 
mengulanginya), kemudian beliau bersabda: "Dan 
(nikmat) yang lain adalah bahwa Allah mengangkat (derajat) 
bagi seorang hamba itu seratus derajat, jarak antara kedua 
jannah itu seperti antara langit dan bumi. (Abu Sa'id) 
bertanya: Apa itu wahai rosulullah?! beliau bersabda: 
"Jihad Fie Sabilillah". (HR. Muslim. 1884). 

Ikhwah£illah 



Subhanallah tidakkah kita ingin menggapai jannah 

tertinggi? tidakkah kita ingin mendapat kemuliaan dari 
Allah dengan predikat "Mujahid"? 

Allah Ta'ala menempatkan para syuhada di Jannah 
bersama para nabi, shiddiqin, dan sholihin. 



10 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



t£r4pT ^a p-ps- %\ fZ\ ^iAJI £ _LLi!jl_ Jj-l^Jij '-ojT ^jJ ^j 
^ ^ i , t _ _ ^ _ _ 

Oo LLJj -_-_-! J I ,•,--_>- J _fc*^ I ' *-» 1 Ij j I jCdJ Ij _Ji--J __y_J Ij 

"Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), 
mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang 
dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para 
shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang 
saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya" . (QS. An 
Nisa': 69). 

Dan Allah juga berfirman: 

J*-& ^ljU t*-* 1 ^^ j»4**b'<\ ^j_^«j-«Ji ^___j? _£jxii 4iii o! 

L__>- ^Jlp Ijlpj ^__jjl.7.Ljj ^jJlLlj «ojI J-~_- ^j ^___jjJix___> -__>JI 
^ ^___r? *-*'M*i ^Jj 1 cr^i ol*>Jlj Jt^-yj ^JJ^" __i 

(QO _-_J__J I JJ_JI jA -__JJ'ij _-4j i_*JU _,__! [I-NJLjJj ljy_~___il_ 



" Sesungguhnya Allah Telah membeli dari orang-orang 
mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga 
untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka 
membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar 

11 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah 
yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka 
bergembiralah dengan jual beli yang Telah kamu lakukan itu, 
dan Itulah kemenangan yang besar" . (QS. At Taubah: 111). 

Dan firman Allah: 

JLgJj Jb-f £ll>-l <j-> G'j\J AJJl J-j^u j IjJtS jjJJI {$*»£- 2J 

' ■* ,*-* s 9- / s- » '"* J* t*/ ^ Jt Jl "*" ~ .- -- '"* s *" s % 

* © ^J-jAr^ (♦-* V) p-pr^ <-3ji>- VI ^gal^ »- ^ ji-p Ij^i; 

^». ' ' ■* TT ' * f ■* •'*s.1' t "T tf f' i " i' *T'"-" ' ■*»'»' 

OO 0i~*_5 J *"' ' J-?"' I *-".' , J V **" 0'j J yQ ^J ^' ,•(-« 4_«JLXJ £jy\io£_^ 



"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di 
jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[248J disisi 
Tuhannya dengan mendapat rezki. Mereka dalam keadaan 
gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada 
mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang 
masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka[249J, 
bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) 
mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat 
dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak 
menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman" . (QS. Ali 
Imron : 169-171). 



12 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



Rosulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: 

t^jjj t<to -^ 4*5^ Jji ^s <u ^iJc o! : JLa>- cu^ <uii -Up .L^iJJ 0} 

•*,'•*' » t, * |, ' >$■->■■ • i'°\H-l'* f' •*' -*' tl ' ■*' '-' 

jL»HJ « C '— *J| J ajtjl •-» 5J- » Jj « tljLlJ jl <LL>- Jj>cj « t<UjxJl 'j^» «JjuL» 

jli J( ?-Ij 4^*lj (Ji- *-*bjjj tjlS VI p JjJJl /y" /f°\->J '•JJuS i_jIAp /-« 

" Sesungguhnya bagi orang yang syahid mendapatkan enatn 
bagian (keutamaan): Diampuni dosanya sejak tetes darah 
pertama, diperlihatkan tempat duduknya di Jannah, Dihiasi 
dengan perhiasan Iman, Dinikahkan dengan Bidadari, 
dihindarkan dari adzab kubur, selamat dari goncangan yang 
dahsyat, dipakaikan mahkota di atas kepalanya dari Al Yaqut 
yang lebih baik dari dunia dan seisinya, dan memberi syajaat 
tujuh puluh kerabatnya" . (HR. Ahmad, At Turmudzi, At- 
Thobroni dan Ibnu Majah dengan lafazh berbeda) 

Ikhwah f illah 



Ternyata jalan pintas untuk segera sampai kepada 
Ampunan dan Jannah Allah adalah Jihad fie sabilillah!!!!! 



13|Jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



Mungkin antum belum jelas bagaimana hendak berjihad? 
Dan dimana kita akan berjihad? Siapa yang akan kita 
jihadi? Dan bersama siapa kita akan berjihad? 

Kita berjihad fie sabilillah, dalam rangka meninggikan 
kalimat Allah yang tinggi, dan dalam rangka membela 
Islam dan kaum muslimin. Kita berjihad di mana saja 
bumi kita pijak yang disitu ada orang kafir harbi, 
terutama yang di situ ada Amerika dan sekutunya 
(antek-anteknya). Merekalah sasaran utama jihad kita 
hari ini. Adapun jika antum mampu melakukan amaliyat 
jihadiyah sendirian maka lakukanlah. Dan jika antum 
tidak mampu sendirian maka bergabunglah dengan 
tandzim jihad di mana antum berada, atau antum 
membuat kelompok kecil sendiri dalam rangka 
melakukan amaliyat jihadiyah. 

Syekhul Mujahid Abu Abdillah Usamah bin Ladin 
hafidzohullah berkata : 

4JL*Jl 

"Janganlah kalian (tnengajak) tnusyawarah (persetujuan) pada 
siapa pun di dalam memerangi Amerika, berjalanlah di atas 



14 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



barokah Allah. lalu ingatlah bahwa janji untukmu adalah 
Jannah". 

Kejarlah kematian niscaya akan antum dapatkan 
kehidupan. Sebagaimana yang dikatakan oleh shahabat 
Abu bakar rhodhoyallahu 'anhu: 

? o s 3 o fie } 

«L>Jl liJJ (_J&JJ CJ JJl IjlLWt 

"Carilah kematian! niscaya akan engkau dapatkan kehidupan". 

Syekh asy syahid -insya Allah- Kholid al Islambuli 
rohimahullah berkata: 

siSJ°i Ji lL°> 

"Mayoritas manusia menjadikan kehidupan sebagai jalan 
menuju kematian, dan aku jadikan kematian sebagai jalan 
menuju kehidupan". 

Kenapa harus mengejar kehidupan dengan kematian 
wahai ikhwah???? Karena Allah berrirman: 



15 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



V ^jSyJj *Lj>-I Jj c->'3^>l *Dl J--— (J JILj j^J IjJji: ^j 

^-«^ ^" ■*-* '- 

"Dan janganlah kalian mengatakan terhadap orang-orang yang 
gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan 
(sebenarnya) mereka itu hidup 1 , tetapi kalian tidak 
menyadarinya" '. (QS. Al Baqoroh : 154). 

Ji-gJj Jj-P £Lp-l Jj LjjJ 4i)l J^— j lji^3 jiOjl £jw£ ^J 

*J o-^-'-. oj/9^-^3 ^^LJai ,j-« <u)i ji-fijis l«-j cfc?~j2 ^Jj) ojijj-; 

* © ^UJ^J^i j*-* V) pj^ -~>j\i- VI ^i^ j-? pp IjI^cJj 
^as^ ' " ■* TT ' * f ■* •""M'*T tf f' i*i' *T'""" ' ■«,',' 

OO Lji~-" J-««J I J-?"' p-ir^-i J ■**■' 0'j J vQ ^J •*i)l ,'j--> 4-«-*JJ (Jjj^iil-^ 



"Janganlah kalian mengira bahwa orang-orang yang gugur di 
jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[248J di sisi 
Tuhannya dengan mendapat rezki. Mereka dalam keadaan 



. Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di 
mana mereka mendapat kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan 
Hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana keadaan hidup itu. 



16 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada 
mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang 
masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka[249], 
bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) 
mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat 
dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak 
menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman" . (QS. Ali 
Imron: 169-171). 

Ihwahfillah 



Marilah kita lepaskan belenggu-belenggu yang menjerat 
leher-leher kita dari berjihad fie sabilillah. Belenggu- 
belenggu itu sangatlah banyak sekali. Diantaranya: 
Jabatan, protesi, pekerjaan, ikatan dinas, kelompok, 
tokoh, keluarga, tempat tinggal, harta dan lain 
sebagainya. 

Allah Ta'ala bertirman: 

j&jst&j w^r'3^3 ^'i^jj }-^=3^j }£j\->y* O& OJ I) 5 



17 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



> 4, 



ju (g>- lj ya >/i s ^aI™— /j jl g?-J ^Ajj-^JJ ^*l • »« [i < ~-=>-JI 



<U>I 



"Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, 
isteri-isteri, kaum keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian 
usahakan, perniagaan yang kalian khawatiri kerugiannya, dan 
tempat tinggal yang kalian sukai, adalah lebih kalian cintai dari 
Allah dan RasulNya serta dari berjihad di jalanNya, Maka 
tunggulah sampai Allah mendatangkan KeputusanNya ]] . Dan 
Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yangjasik" . 
(QS. At Taubah: 24). 

Inilah yang biasa menjadi penjerat leher dan kaki kita 
untuk berjihad fie sabilillah. Dan inilah yang biasa 
menjadi penghalang kita untuk tidak berjihad fie 
sabilillah. Wal 'iyadzu billah 

Syekhul Mujahid Abu Abdillah Usamah bin Ladin 
hafidzohullah berkata: 

Demikian juga, seharusnya kita mencari sebab-sebab internal 
yang pokok yang menyebabkan menyimpangnya perjalanan 
kita dari shirat al-Mustaqim (jalan yang lurus) dari dalam, dan 
dari kekuatan aktij di dalam penyimpangan, maka 
sesungguhnya kita dan tanpa susah payah akan kita dapatkan 
bahwa jaktor yang terpenting di antara mereka adalah; 

18 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



1. Umara' 2 



2 Syaikh Abu Qatadah al-Filistini mengatakan, 

"Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari di dalam kitab ash-Shahih 

susunannya, Ada seorang perempuan dari Hims bertanya kepada 
Abu Bakar ash-Shiddiq. Wanita itu berkata, "Apa yang 
menyebabkan kita tetap berada pada keadaan yang baik -Islam- ini, 
yang didatangkan oleh Allah setelah masa jahiliyah?" Abu Bakar 
mengatakan, "Kalian akan tetap berada dalam kebaikan selama 
pemimpin-pemimpin kalian bersikap lurus terhadap kalian" . Wanita 
itu bertanya lagi, "Siapakah pemimpin itu" Abu Bakar menjawab, 
"Apakah di dalam kaummu ada pemimpin dan pembesar yang 
memerintahkan sesuatu kepada mereka dan mereka mentaatinya? 
Wanita itu menjawab, "Ya", Abu Bakar mengatakan, "Mereka itulah 
orangnya". 

Kebaikan umara' tergantung pada sikapnya yang menjalankan 
perintah Islam, menerapkan syari'at Islam, menyebarkan keadilan di 
dalam hukum. Dan kerusakan mereka ditandai dengan 
meninggalkan agama Allah, tidak menegakkan agama Allah pada 
manusia, dan Abu Bakar telah menggantungkan kerusakan manusia 
ini tergantung pada kerusakan para pemimpinnya dalam katanya, 
"selama pemimpin-pemimpinmu masih lurus" 

Al-Hafidz Ibnu Hajar menyatakan di dalam Fath al-Bari, dalam 
menjelaskan hadis ini, "Karena manusia itu berada pada agama 
rajanya, maka barangsiapa pemimpinnya menyimpang dari 
keadaannya, maka ia telah menyimpang dan menyimpangkan orang 
lain". 

Oleh karena pentingnya kedudukan dan nilai umara' dalam 
kehidupan, maka sesungguhnya asy-Syari' al-Hakim (Allah yang 
Maha Bijaksana) memerintahkan dan mendorong kaum muslimin 
untuk mengawasi mereka, agar bisa meluruskan penyimpangan 
mereka. Andaikata tindakan ini menyebabkan datangnya madharat 
bagi orang yang memberi nasihat, maka Nabi saw bersabda, 
"Seutama-utama jihad adalah kalimat yang haq di hadapan 

19|Jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



2. Ulama' dan Khathib yangjahat 3 . 



penguasa yang lalim" (HR Ahmad dengan sanad shahih) 

Ini semua berkenaan dengan pemerintah yang muslim, adapun 
apabila pemerintah karir maka bagi muslim wajib menurunkannya 
dan melepaskan jabatannya. Al-Qadli Iyadl menuturkan, " Andaikata 
tiba-tiba terjadi kekufuran padanya -yakni pemimpin-, mengubah 
syari'at, atau melakukan bid'ah mukaffirah maka ia keluar dari hak 
kekuasaan, hilanglah kewajiban taat kepadanya, dan kaum muslimin 
harus bangkit untuk melepaskan jabatannya (Maqalat Baina 
Minhajaini, h. 10) 

3 Syaikh Usamah bin Ladin mengatakan, "...Demikian juga 
pemerintah lokal menipu kita, mereka berwala' kepada kaum 
kuffar, kemudian mengaku masih sebagai orang Islam. 

Yang lebih menambah kebohongan ini adalah dibentuknya 
lembaga-lembaga yang bertujuan untuk membuat kekaburan 
diantara manusia. Orang merasa asing ketika kita berbicara bahwa 
sebagian lembaga itu dinisbahkan kepada syari'ah, fiqih, atau 
kepada ilmu, bahwa ia telah mengambil peran ini -baik disadari 
atau tidak- maka tujuan pemerintah dengan menampilkan ulama' 
di layer televisi atau melalui siaran radio adalah untuk 
memberikan fatwa kepada masyarakat. Ini bukan tujuan utama 
dari kepentingan ini, apabila memang demikian niscaya akan 
ditampilkan ulama'-ulama' yang jujur baik di stasiun televisi lokal 
maupun yang lainnya, dan juga di stasiun radio lokal atau lainnya. 
Tetapi tujuan yang sebenarnya, bahwa lembaga ini memilliki 
kepentingan di saat kondisi terjepit dan pada saat vakum. 

Sebagaimana kita lihat sebelumnya ketika Saudi memberikan 
wala' kepada organisasi angkatan bersenjata Salibis Amerika, dan 
mengajaknya memasuki tanah Haramain, orang-orang dan para 
pemuda berteriak-teriak. Dan langkah aman untuk menghentikan 
teriakan itu, bahwa lembaga ini mengeluarkan fatwa yang 
memberikan legitimasi terhadap penguasa dan mereka 
menamakannya dengan -ulil amri- padahal ia bukanlah ulil amri 

20 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



3. Tokoh-tokoh Gerakan Islam yang cenderung kepada orang- 
orang dhalim 4 . 



yang sesungguhnya bagi kaum muslimin, maka harus waspada 
terhadap hal tersebut (Taujihat Manhajiyyah 1) 
4 Barangkali kelompok ini adalah kelompok yang paling parah dan 
paling besar bahayanya, karena telah mencampuradukkan antara 
al-haq dengan al-bathil. Syaikh Imam Ayman adh-Dhawahiri 
menyatakan, "Kami bertanya, manakah yang lebih berbahaya bagi 
jihad, pemerintah kaiir yang membayar -di mesir dan yang 
lainnya- wartawan untuk menyerang jihad atau pemerintah 
menggunakan "Jama'ah al-Ikhwan" untuk itu? 

Tidak diragukan lagi, bahwa menggunakan al-ikhwan untuk 
menyerang jihad jauh lebih berbahaya, karena ia menghalangi 
jalan Allah atas nama da'wah kepada Allah, sehingga dengan 
argument itu akan bisa menipu kaum muslimin yang lemah 
imannya dan sedikit ilmunya... Tidakkah kau lihat wahai saudara 
Muslim, bahwa Thaghut -apabila telah dikuasai oleh kekuasaanya 
dan khawatir kekuasaannya akan jatuh karena aktititas Jama'ah 
Jihad- ia mengangkat anggota al-Ikhwan sebagai menteri, untuk 
membuat pencampuradukan bagi masyarakat atas nama Islam, 
dan memukul jihad atas nama Islam?. 

Syaikh Ayman adh-Dhawahiri juga mengatakan, "Institusi- 
institusi pemerintahan di kalangan ummat Islam masih terus 
membuat makar terhadap Islam dan para pemeluknya. Pemikiran 
mereka yang paling mutakhir adalah -bahwa mereka telah 
memaksa penghancuran barisan umat Islam, dan memalingkan 
mereka dari kewajiban syar'i yang termasuk wajib 'ain, yaitu jihad 
melawan orang kafir dan murtad, terutama pemerintah yang 
menguasai negeri kaum muslimin. Untuk mencapai rencana 
penghancuran ini mereka mengikutkan berbagai sarana, yang 
terpenting adalah mendorong seruan-seruan yang dibungkus 
dengan cover yang indah menarik, dan pada hakekatnya 
menyebabkan dua hal; 

21|jalan Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



4. Juru penerang pemerintah dan orang-orang yang mengikuti 
jejaknya 

Dan hakekat yang pahit yaitu; bahwa para pemimpin telah 
merasa mantap dengan berbagai macam penyesatan dan 
hasutan yang dilakukan oleh masing-masing juru bicaranya, 
kemudian mereka memberangus mulut orang yang menolak 



Pertama; Meruntuhkan rukun aqidah yang paling penting, 
yaitu rukun tunduk kepada hakimiyah Allah swt, dengan 
mengikut kepada pokok hukum jahiliyah demokrasi dalam 
perundang-undangan dengan dalih tunduk kepada hak sesama 
manusia dalam hal yang mereka boleh memilih karena mereka 
pandang bukan termasuk urusan tasyri' dan aqidah. . . 

Kedua; Memposisikan jihad yang tardlu 'ain vis-a-vis 
pemerintah murtad yang memerintah negeri Islam tersebut, 
bahkan memusuhi dan besikap buruk terhadap orang-orang yang 
menyeru kepada jihad itu, mencaci maki mereka dan menyeru 
agar pemerintah mengadili mereka, sedangkan imam thaghut itu 
berlepas tangan 

Di antara jama'ah yang menyerukan dua hal ini untuk 
memecah belah barisan umat Islam adalah jama'ah al-Ikhwan al- 
Muslimun -khususnya pada tahun-tahun terakhir ini- di mana ia 
berusaha untuk mencabut kekerasan dan mengumumkan sikap 
taat terhadap syar'iyyah undang-undang dasar, syar'iyyah 
undang-undang jahiliyah, syar'iyyah pengingkaran terhadap hak 
Allah dalam menentukan tasyri' bagi hamba-Nya... Sesungguhnya 
jama'ah ini memetik hasil semangat para aktitis muslim untuk 
bergabungkan dengan shafnya, bahkan untuk memasukkannya ke 
dalam peti esnya, dan untuk mangalihkan arah semangat Islam 
dari jihad melawan thaghut kepada mutamar dan pemilihan 
umum. (al-Hashad al-Murr; al-Ikhwan al-Muslimun fi sittina 
amman) 

22 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



mereka, kecuali orang yang dirahmati Allah.... - selesai 
perkataan beliau-. (bisa dilihat di dalam terjemah taujihat 
manhajiah 3 hal: 9-12). 



Ikhwah f illah 



Sesungguhnya yang menentukan kita bahagia di akhirat 
hanyalah diri kita sendiri "Setelah Allah", karena Allah 
menganugerahkan kepada kita dua hal: IRODAH 
(Kemauan) dan QUDROH (Potensi). Tergantung kita 
bawa kemana IRODAH dan OUDROH kita. 

Jika antum hidup dalam suatu kelompok (jama'ah), maka 
jangan sampai jama'ah antum menjadikan penjerat leher 
antum untuk berjihad, dan jika antum hidup di bawah 
kepemimpinan seseorang, maka jangan sampai Sam'u wa 
Tho'ah kepadanya menghalangi antum untuk berjihad fie 
sabilillah. Antum boleh saja berpindah dari satu jama'ah 
kepada jama'ah lain yang lebih baik darinya, antum bisa 
saja berpindah kepemimpinan dari seseorang kepada 
orang lain yang lebih baik darinya. Karena jama'ah hari 
ini hanyalah bagian dari JAMA'ATU MINAL 
MUSLIMIN (Jama'ah dari jama'ah-jama'ah kaum 
muslimin), bukan JAMA'ATUL MUSLIMIN (Khilatah). 
Jika kita keluar dari Jama'atu Minal Muslimin menuju 
Jama'atu Minal Muslimin yang lebih baik, maka itu tidak 
melanggar syari'at dan bahkan begitu seharusnya. Tapi 

23 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



jika kita keluar dari Jama'atul Muslimin, maka kita telah 
MURTAD dan halal darah, kehormatan dan harta kita. 
Na'udzu billahi min dzalik 



Ikhwah f illah 



Ana seru antum untuk ranatik kepada kebenaran, bukan 
tanatik kepada kelompok dan atau tokoh tertentu. Ana 
seru antum untuk berlomba-lomba di dalam amal sholih, 
bukan berlomba-lomba dalam bergabung di dalam suatu 
jama'ah. 

Sesungguhnya keberadaan kita hanyalah menjadi salah 
satu ASBAB (sebab-sebab) datangnya kemenangan dan 
pertolongan Allah. jika kita tidak ada maka akan ada 
orang lain yang akan menjadi ASBAB ini. Lebih baik kita 
menjadi PENGGANTI orang yang tidak mau berjihad 
daripada menjadi yang DIGANTI oleh orang-orang yang 
mau berjihad. 



24 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 



■W2jUl (»-* J J [sM" 4 "'' f*-* J /Jt^J^' (♦ JtJ J ^ Uynfc'>- 
\ ^ o \ » -_ -» - - . - 

aJJ aj*Jlj aUL ^l »ji ^j Jj^- V 



ajIS^^jj a5j1 ^-jj (V>^^ (»*>LJl 



Bumi Allah, 13 Maret 2009 M 
16 R. Awwal 1430 H. 




25 | J a ( \ — 'P intas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h 



Risalah dan Nida'at Ke-3 




RISALAH DAN NIDAAT 



26 | J a I a n Pintas Menuju Ampunan Dan Jannah 
A I I a h